Menyingkap Rahasia Dibalik Isra Mikraj dalam Rangka Peringatan Isra Mikraj

Sabtu, 18 Februari 2023 – Badan Eksekutif Mahasantri (BEM) Ma’had Al-jami’ah  Al-Aly (MJA) menylenggarakan acara peringatan Isra Mikraj. Kegiatan ini merupakan bagian dari program peringatan hari besar Islam (PHBI) yang dilaksanakan secara rutin. Acara peringatan Isra Mikraj dilaksanakan setelah salat Isya yang dihadiri oleh jajaran pengasuh, mualim, dan segenap mahasantri MJA di Halaqah Ma’had. Selain itu juga hadir Dr. Halimi Zuhdi, M.Pd, yang pada kegiatan tersebut juga memberikan mauizah hasanah kepada para mahasantri.

Sebelum penyampaian mauizah oleh Ustaz Halimi, kegiatan dibuka dengan pembacaan salawat. Setelah pembacaan salawat, kegiatan dibuka secara formal oleh master of ceremony.  Kemudian para hadirin bersama-sama  mendengarkan ayat suci al-Quran tentang peristiwa Isra Mikraj yang dibacakan oleh Alwi, salah seorang mahasantri MJA. Setelah itu dilanjutkan dengan penyampaian sambutan oleh presiden BEM MJA serta perwakilan mualim dan pengasuh. Rangkaian acara dilanjutkan dengan pembacaan mahallul qiyam sebelum masuk ke acara inti menyimak penyampaian mauizah hasanah.

Ustaz Halimi dalam penyampaian mauizah hasanah berbicara tentang menyingkap rahasia Isra Mikraj. Beliau membahas rahasia-rahasia dalam ayat Isra Mikraj.  Beliau menjelaskan, di antara rahasia atau keistimewaan dalam ayat Isra Mikraj adalah hubungan atau munasibah antar ayat dan surat. Ayat satu surat al-Isra didahului dengan surat yang sebelumnya juga banyak lafadz subhana atau yusabbihu. Surat setelahnya, surat al-Kahfi , didahului dengan lafadz alhamdulillah. Selain itu, surat al-Isra didahului dengan lafadz subhana yang berbentuk masdar. “Bentuk masdar mengindikasikan adanya ketidakterikatan dengan waktu, sudah sempurna,” Jelas beliau. Beliau juga menjelaskan, penggunaan lafadz asra dan abdun dalam ayat tersebut mengandung banyak rahasia. Orang yang sampai kepada Allah, adalah orang yang benar-benar telah membudakkan diri kepada Allah.  “Maka, untuk berjumpa dengan Allah, kita harus menjadi atau mulai berproses menjadi Abdun,” Tutup beliau.

Setelah penyampaian mauizah hasanah, acara ditutup dengan do’a yang dipimpin oleh Ustadz Dr. Aunul Hakim, M.H. setelah itu dilanjutkan dengan ramah tamah.

Reporter: Fina
Editor: Ridho